Untuk yang pertama kalinya Pemerintah Daerah akan memiliki hotel sendiri yang dikelola langsung oleh Badan Usaha Milik Daerah (BUMD), yakni PT. Sayaga Wisata.
Berdiri di atas lahan 5.000 meter persegi dengan delapan lantai dan 80 kamar serta fasilitas pendukung lainnya seperti ruang pertemuan, resto, juga kolam renang. Hotel Sayaga yang terletak di bilangan jalan Tegar Beriman memiliki keuntungan tersendiri yakni, lokasi yang strategis berdekatan dengan jantung pemerintahan Kabupaten Bogor, pusat perbelanjaan bahkan pusat olahraga.
Sistem pembangunan dari hotel yanh progres pembangunannyapun telah mencapai 50 persen pengerjaan ini menggunakan sistem baru yakni design and build (DAB). Secara keseluruhan, tapi pelaksanaannya terbilang baru, sehingga belum terbiasa maka membutuhkan waktu lebih panjang karena sistem baru yang dilaksanakan untuk penyempurnaan pembangunan dengan merogoh kocek awal Rp 32 miliar. Dengan demikian, Hotel Sayaga bersiap diri meramaikan jasa penginapan yang nyaman dan aman.
“Sistem ini memang baru. Jadi kami gunakan sistem design and build untuk memudahkan komunikasi dua arah antara kami dan desainernya, jadi pembangunan itu bisa sesuai dengan konsep yang kami inginkan,” kata Direktur Utama PT Sayaga Wisata Supriyadi Jufri (16/11).
Kendati Hotel Sayaga berbintang tiga dan diperuntukkan fasilitasi kinerja pemerintah baik Bogor ataupun luar Bogor, namun juga bisa digunakan masyarakat pada umumnya dengan tarif kamar yang telah disesuaikan. Hotel Sayaga tentu menjadi bisnis yang menjanjikan bagi pemerintah kabupaten bogor dalam mendongkrak Pendapatan Asli Daerah (PAD).
“Target pasar kita adalah tamu daerah yang hendak kunjungan atau studi banding ke Kabupaten Bogor. Kita sudah hitung dalam satu hari berapa DPRD di Indonesia yang kunjungan ke Kabupaten Bogor, nanti kita akan garap itu termasuk rencana perjalanan dan kegiatannya. Belum dinas-dinas atau SKPD,” jelasnya.
Reporter: Hendi Novian
Editor: Robby Firliandoko

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here