Pemerintah Kota (Pemkot) Bogor saat ini tengah gencar melakukan penataan di kawasan sungai dengan membentuk Tim Satuan Tugas (Satgas) Naturalisasi Ciliwung. Dalam hal ini, termasuk menata ribuan rumah yang tidak menggunakan septic tank dengan langsung membuang limbah rumah tangganya ke sungai sehingga mengakibatkan sungai Ciliwung menjadi tercemar dan terciptanya bakteri Escherichia coli (e-coli).

Camat Bogor Tengah, Agustian Syach mengatakan, dalam penataan kawasan di sepanjang sungai Ciliwung setidaknya ada dua kelurahan di wilayahnya yang akan difokuskan untuk pembangunan septic tank. Pembangunan septic tank ini merupakan salah satu bagian dari program Naturalisasi Ciliwung.

“Jadi ada dua Kelurahan yang akan difokuskan untuk pembangunan septic tank. Di Kelurahan Babakan pasar ini ada 665 rumah yang belum memiliki septic tank dan Kelurahan  Sempur ada sekitar 500 rumah. Totalnya kurang lebih seribuan lah. Pembangunan itu dilakukan agar rumah-rumah yang berada di bantaran sungai tersebut tidak membuang sampah ke Ciliwung,” ujar Agustian Syach, Senin (18/02/2019) petang.

Penataan pemukiman yang berada di bantaran sungai Ciliwung tersebut, lanjut Agus, sejalan dengan program Naturalisasi Ciliwung yang saat ini tengah gencar dilakukan oleh Wali Kota Bogor, Bima Arya bersama tim Satgas Naturalisasi.

“Kawasan penataan Ciliwung di Bogor Tengah ini jadi dana Kelurahan yang ada di Babakan Pasar akan kita fokuskan pada pembangunan septic tank individu. Itu supaya rumah-rumah tersebut tidak membuang limbahnya lagi ke sungai Ciliwung. Sementara di Kelurahan Sempur mendapatkan dana pembangunan Septic Tank dari pusat, jadi fokus anggarannya untuk hal lain seperti pengadaan gerobak pengangkut sampah dan pembangunan TPT,” kata dia.

Itu semua, sambung Agus, akan terintegrasi dengan program Naturalisasi Ciliwung dengan harapan di kawasan bantaran sungai Ciliwung tersebut terjaga kebersihannya dan tidak ada lagi warga yang membuang sampah atau limbah rumah tangganya ke sungai. (Alif-SZ)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here