Manajemen PT Indocement Tunggal Prakarsa Tbk. berharap Pemerintah Kabupaten Bogor dan Pemerintah Provinsi Jawa Barat dapat mengutamakan produk dari Pabrik yang ada di wilayah Kabupaten Bogor dan Provinsi Jawa Barat. Hal tersebut disampaikan oleh Direktur Utama PT. Indocement Tunggal Prakarsa Tbk Christian Kartawijaya saat bertemu dengan insan pers Bogor pada Selasa, (28/5/2019), di Jakarta.

“Kami sudah sampaikan kepada Ketua SP kami yang juga calon anggota dewan terpilih DRPD Kabupaten Bogor untuk menyampaikan harapan ini. Kenapa? Karena keuntungannya akan masuk lagi ke Jawa Barat dari mulai pajak dan CSR untuk masyarakat,” kata Christian didampingi oleh Direktur Oey Marcos dan GM Indocement Kompleks Pabrik Citereup Setya Wijaya.

Lebih lanjut, Direktur Utama Indocement Christian menambahkan bahwa Indocement memiliki berbagai produk yang dapat dimanfaatkan oleh pemerintah. Salah satunya adalah Pionir Beton yang sudah membantu dan dimanfaatkan oleh beberapa desa dalam membangun beberapa fasilitas di desa dari mulai fasilitas umum hingga jalan.

“Pastikan projek diberikan kepada pabrik yang bayar pajak dan memberikan kontribusi untuk daerah. Itu siapa? Ya Indocement yang ada di Kabupaten Bogor dan Jawab Barat,” tambahnya.

Pionir Beton sendiri merupakan beton siap pakai. Dalam mengaplikasikan dana desa satu miliar, Pionir Beton kerap kali dipakai untuk pembangunan di desa-desa.

“Kami siap membantu projek-projek Pemkab maupun Pemprov. Seperti pionir dalam membangun fasilitas umum di desa-desa. Bahkan saat ini kami sedang membantu desa-desa dari mulai desain untuk pembangunan fasilitas umum, gorong-gorong hingga jalan,” terang Christian.

Menanggapi harapan tersebut, Ketua Serikat Pekerja (SP)-ITP yang juga meraih suara terbanyak kedua pada kontestasi Pemilihan Legislatif DPRD Kabupaten Bogor dari PKS Teguh Widodo menyampaikan bahwa kalau daerah itu mau maju karena di situ ada perusahaan, perusahaan sudah membayar pajak. Pajak itu dikembalikan untuk membangun daerah tersebut.

“Jadi jangan sampai Indocement telah membayar pajak besar namun oleh pemerintah, pajaknya, dan infrastuktur dialokasikan ke pihak lain. Nanti ada ketimpangan,” kata Teguh saat ditemui di acara Mudik Bersama Indocement pada Rabu, (29/5/2019).

Masyarakat harus bisa merasakan kebijakan pemerintah daerah dengan memberikan prioritas pembangunan kepada daerah yang telah membayar pajak yang besar.

“Selain itu, perusahaan juga punya program CSR untuk masyarakat. Sehingga masyarakat bisa merasakan manfaatnya secara langsung,” tutup Teguh.

Reporter: Robby Firliandoko.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here