Lima belas keran untuk mencuci tangan yang dibangun oleh Istri Ikatan Dokter Indonesia (IIDI) Kabupaten Bogor di SMP Negeri 1 Citereup resmi beroperasi setelah diresmikan oleh Kepala Dinas Kesehatan Mike Suwardi dengan didampingi Ketua Pengurus Besar IIDI dr. Murdiati Umbas, Ketua IDI Kabupaten Bogor dan Pembina IIDI dr. Raden Gioseffi Purnawarman, Ketua Istri Ikatan Dokter Indonesia (IIDI) Kabupaten Bogor Irma Suryani S.Pd dan Kepala Sekolah SMPN 1 Citereup H. Dede Kurnia Setia, Spd, Mpd., pada tanggal 17 Oktober 2019 di SMPN 1 Citereup.

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Bogor Mike Suwardi menyampaikan bahwa mencuci tangan dan meminun tablet FE untuk tambah darah dan kekebalan tubuh yang dilakukan IIDI Kabupaten Bogor di SMPN 1 Citereup dalam rangka Bulan Bakti Istri Dokter 2019 merupakan upaya yang luar biasa. “Terima kasih kepada seluruh pengurus IIDI dan IDI Kabupaten Bogor yang telah membudayakan gaya hidup bersih dan sehat. Hal ini adalah dukungan dari masyarakat dalam menyukseskan salah satu Panca Karsa Bupati Bogor Ade Yasin yaitu pada Karsa Sehat,” kata Kepala Dinkes Mike Suwardi.

Ketua Istri Ikatan Dokter Indonesia (IIDI) Kabupaten Bogor Irma Suryani S.Pd menjelaskan bahwa kehadiran IIDI di SMPN 1 Citereup sebagai wujud nyata IIDI dalam kegiatan Bulan Bakti Istri Dokter 2019 pada minggu ketiga. Sebelumnya, juga telah dilakukan penyuluhan tentang stunting di SMA 1 Tajur Halang dan Posyandu Binaan IIDI Kabupaten Bogor Posyandu Anggrek di Jalan Kirai Kelurahan Tengah, CIbinong.

Kegiatan IIDI Kabupaten Bogor di SMPN 1 Citereup juga menggelar penyuluhan tentang stunting, pemberian bibit pohon, pemberian poster kesehatan, tablet tambah darah dan peresmian wastafel terpanjang dan terindah. “Semoga apa yang kami berikan dapat menciptakan perubahan bagi anak-anak pada bidang akhlak, pendidikan, dan budi pekerti. Hal ini dilakukan karena bagi saya siswa-siswa itu adalah bintang-bintang yang akan menerangi bangsa ini. Saya juga ucapkan terima kasih kepada seluruh IIDI yang telah menyukseskan seluruh kegiatan ini, ini adalah bakti kita untuk Indonesia,” kata Irma.

Kemudian, Ketua IDI Kabupaten Bogor dan Pembina IIDI dr. Raden Gioseffi Purnawarman, Sp.OG, MHKes., menyampaikan bahwa bersih pangkal sehat dan kegiatan ini merupakan wujud nyata IIDI dan IDI Kabupaten Bogor demi membantu pemerintah dalam membudayakan gaya hidup sehat. Selain itu pada kegiatan ini juga ada bekal untuk adik-adik tentang budi pekerti dan perilaku dari Kang Didin Pangeran Dongeng. “Masa SMP adalah masa yang harus kita kawal, jadi tidak hanya materi stunting, namun juga ada motivasi bahwa anak-anak kita bisa. Ok pelajaran formal jalan terus, namun perilaku hidup sehat juga harus jalan,” kata dr. Gioseffi.

Dokter Gioseffi menambahkan bahwa cuci tangan begitu penting karena sangat dasar dalam budaya hidup sehat. Ketika itu terbiasa, penyakit infeksi dan menular akan tertekan. Ketika sudah bersih, tubuh juga akan menjadi sehat dan konsentrasi siswa dalam belajar tidak akan terganggu.

Sementara, Kepala Sekolah SMPN 1 Citereup H. Dede Kurnia Setia, Spd, Mpd., menyampaikan ucapan terima kasih kepada IIDI dan IDI Kabupaten Bogor yang telah hadir serta memberikan sumbangsih dan peran kepada dunia pendidikan khususnya SMPN 1 Citereup yaitu dengan memberikan pembangunan tempat mencuci tangan. “Kami juga ucapkan terima kasih atas pemberian wawasan serta pengetahuan untuk siswa kami yang merupakan pelajar yang sedang tumbuh. Siswa kami adalah generasi penerus, semoga apa yang nanti akan mereka berikan untuk keluarga dan masyarakat adalah hal yang bermanfaat,” kata Dede.

Ketua Pengurus Besar IIDI dr. Murdiati Umbas mengucapkan terima kasih kepada IIDI Kabupaten Bogor yang telah menggelar Bulan Bakti Istri Dokter di Kabupaten Bogor. Tema Bulan Bakti Istri Dokter pada tahun ini adalah Cegah Stunting dengan Germas demi Generasi Emas . “Tahun 2045 kita akan mengawali masa keemasan, untuk itu anak-anak yang lahir mulai tahun 2000 harus sehat zaman now yaitu dengan rajin berolahraga, tidak merokok, dan menjaga kesehatan mental karena akan menjadi pemimpin masa depan Indonesia,” kata Murdiati.

Ditulis oleh Robby Firliandoko

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here