Kita sering memakai produk garmen yang terbuat dari hasil kerajinan rajutan atau rendaan seperti baju hangat, topi, syal dan kaus kaki dan yang lainnya. Namun banyak diantara kita yang tidak tahu apa itu kain rajutan atau kain rendaan.

Kerajianan merenda atau merajut adalah metode membuat kainpakaian atau perlengkapan busana dari benang rajut. Berbeda dari menenun yang menyilangkan dua jajaran benang yang saling tegak lurus, merenda atau merajut ini hanya menggunakan sehelai benang. Sebaris tusukan yang sudah selesai dipegang di salah satu jarum rajut sampai dimulainya tusukan yang baru.

Salah satu hasil kerajianan rajutan atau rendaan adalah toko Charly Rajutan . D itoko ini kita bisa mendapatkan beberapa hasil dari kerajinan tangan rajutan seperti baju hangat, syal, selimut, topi ,kaos kaki , tas, sepatu, gaun dress, bedcover,gantungan kunci, bros home dekor dan yang lainnya.

 

Adapun bahan dasar dari kerajinan rajutan ini adalah berupa kain benang woll, katun, atau benang bahan folistor yang dirajut atau direnda sesuai pola atau model dari kustomer. Namun keunikan dari Toko Charly Rajutan ini adalah jarang menggunakan pola baku tapi sering menggunakan pola imajinasi dari pemiliknya itu sendiri dan hasilnya sangat memukau.

Pemasaran dari hasil kerajianan tangan rajutan ini atau renda telah berhasil menembus pasar nasional dan internasional seperti Pulau Jawa, Sumatra, Kalimantan, Sulawesi, Bangka Belitung dan bahkan sampai ke Negara Jerman, Singapura,Malaysia, Brunei Darusalam. Metode pemasaran kerajainan tangan Toko Charly Rajut ini mengunakan media sosial seperti facebook, Instagram, Whatsapp dan bazar -bazar.

Bahkan akhir -akhir ini telah mengikuti bazar internasional yang ada di Belitung dengan nama “Belitung Expo Internasional“. Di toko Charly Rajutan ini kita bisa mendapatkan hasil karya rajutan dengan harga yang bervariasai namun relative lebih murah, harga -harga tersebut tergantung dari tingkat kesulitan yang dihadapi pengrajin ketika merajut atau merenda.

Toko Charly rajut ini yaitu ibu Elis membuka pelatihan untuk masyarakat umum yang ini belajar cara merajut  atau merenda. Dengan senang hati Elis Charly akan memberikan pelatihan dan pengetahuan tentang cara merajut dengan baik dan benar.

“Awal mula belajar merajut dari mengisi kekosongan waktu karena  disuruh istirahat (bed rest) karena sakit. Dengan cara belajar otodidak atau belajar sendri melalui youtube, google, dan media social  lainnya beliau berhasil membuat hasil kerajinan rajutan yang cukup unik karena beliau tidak menggunakan pola baku tapi beliau menggunakan pola imajinasi beliau sendiri  dan hasilnya sangat unik dan menarik. Hal diungkapkan oleh pemilik toko Charly Rajut itu sendiri,” kata Elis.

 

 

Reporter  : Roidatun Nissa Nabila (M)

Editor: Robby Firliandoko

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here