Bulan Oktober identik dengan Hari Parlemen. Hari Parlemen atau harinya para wakil rakyat menjadi tonggak awal perjuangan aspirasi rakyat. Pada edisi spesial Hari Parlemen ini, Bogor In ingin memperkenalkan kelada Anda sosok Anggota Parlemen yang memiliki prestasi dalam menyaring aspirasi.
Jenal Mutaqin, SH tidak asing lagi di kalangan masyarakat Kota Bogor maupun sesama politisi dan birokrasi pemerintahan Kota Bogor. Di usianya yang masih muda, politisi Partai Gerakan Indonesia Raya (Gerindra) ini sudah mampu menunjukkan kelasnya sebagai politisi yang disegani, bukan hanya kalangan elit tapi juga masyarakat bawah, serta kiprah dan sepak terjangnya dalam mengawal aspirasi rakyat digedung parlemen tidak lagi diragukan.
Alumni STIH Dharma Andigha jurusan Ilmu Hukum itu dikenal tegas, kritis, vokal dan rasional dalam memberi argumen di beberapa forum pembahasan apalagi menyangkut kepentingan masyarakat luas yang perlu diperjuangkan.
Di mata masyarakat, politisi kelahiran Bogor tahun 1985 ini termasuk sosok yang merakyat, ia mampu merangkul semua golangan. Selama menjadi anggota DPRD Kota Bogor, kedekatan Jenal dengan rakyat dan kinerja baiknya dikursi legislatif membuat dirinya selalu dipercaya masyarakat daerah pemilihannya sehingga menjadi anggota DPRD Kota Bogor.
Dalam hidupnya, Jenal memiliki prinsip ‘Berbuatlah kebaikan, karena barangsiapa menanam dia akan menuai’ karena itulah Jenal kini memetik buah dari tanaman kebaikan yang ditanam selama ini. Sikap tegas dan merakyat yang dilakukan selama ini membuat hati rakyat khususnya daerah pemilihannya hingga sejarah terjadi di DPRD Kota Bogor pecah telur tiga kali atau periode terpilih sebagai wakil rakyat.
“Alhamdulillah, saya ucapkan terima kasih banyak kepada masyarakat Kota Bogor khususnya wilayah Bogor Timur yang telah mempercayakan saya duduk kembali di DPRD Kota Bogor yang ketiga kalinya,” ucap Jenal.
Jenal menceritakan, perjalanan dirinya menjadi seorang anggota DPRD tidak semudah membalikan telapak tangan. Dengan mengemban tugas dan fungsi DPRD pada realitanya tidak semudah ketika membaca diaturan tersebut. “Ketika seorang anggota DPRD disumpah dan dilantik ada sebuah kalimat yang menyatakan bahwa ‘Kami Bersumpah Siap Memperjuangkan Aspirasi Masyarakat’. Dalam kontes ini, apapun yang dikeluhkan masyarakat yang menjadi kewenangan DPRD harus diperjuangkan dengan mendengar, meresap dan disampaikan ke pemerintah daerah,” tutupnya.
Reporter: Muhammad Taufik Hidayat
Editor: Robby Firliandoko

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here