Berbisnis sepatu tidak harus berperan sebagai tangan ketiga. Membuat merek sendiri dengan produk rumahan adalah sebuah pilihan bagi mereka yang ingin berkreasi. Cynthia Clara (29) dan suaminya Febi Forsa (32) merealisasikan impiannya dengan mendirikan La’Forsa yang bertempat di Jalan Sangga Buana Nomor 9, Kelurahan Babakan, Kecamatan Bogor Tengah, Kota Bogor.

Berawal dari hobi mengkoleksi sepatu dari mulai charles and keith, christian louboutin, kemudian wanita yang akrab disapa Lala ini bertekad bersama sang suami memulai usaha membuat sepatu sendiri dengan menciptakan produk berkualitas.

Namun, untuk mencapai impian mereka pun harus mengorbankan sepatu-sepatu koleksinya. Satu per satu sepatu itu dipereteli hingga potongan kecil sampai dirinya berhasil membuat sepatu dengan brand La’Forsa.

Mengawali penjualannya dari teman ke teman, seiring perjalanan waktu, lima tahun berjalan usaha yang ditekuninya itu kini mulai laris dipasaran daring hingga memiliki 15 penjual ulang di setiap kota di Indonesia. Bahkan, sepatu sendal buatan tangan asli Kota Bogor ini dipakai hingga Philipina, Belgia, Jerman bahkan Amerika.

La’Forsa membuka pesanan dengan berbagai model dan bahan. Dari mulai berbahan imitasi, kulit sintetis, hingga kulit ular dan sapi. Dengan menciptakan 10 model flat shoes hingga high heels, kini Lala dan Aris sapaan akrab suaminya, sudah mengeluarkan lebih dari 200 model dengan model berbeda setiap tahunnya.

Menyasar kustomisasi, merek ini melayani sepatu pernikahan, pasangan, hingga perorangan. Dalam sepekan industri rumahan ini bisa menghasilkan 70-100 pasang. Soal harga sepatu ini dibandrol dari mulai Rp 80 ribu hingga Rp 1,5 juta tergantung model dan bahan yang digunakan. Produknya pun mudah dijumpai di mal-mal yang ada di Bogor, seperti Bogor Trade Mall (BTM) dan Trans Mart.

Reporter: M. Taufik Hidayat

Editor: Robby Firliandoko

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here