Wakil Ketua IKG, M. Solikin saat meninjau Perkebunan HPPMI

Cibinong – Pengurus Koperasi Ikatan Keluarga Gunung Kidul (IKG) menyambangi area pertanian yang dikelola oleh Himpunan Petani dan Petenak Indonesia (HPPMI) yang berlokasi di Kecamatan Megamendung, dan Kecamatan Cibinong, Puncak Bogor Jawa Barat.

Kedatangan pengurus koperasi yang bermarkas di Jakarta, karena tertarik dengan sistem pertanian HPPMI yang telah mengelola pertanian di kawasan padat penduduk dengan memberdayakan para pemuda sebagai obyek regenerasi petani. Walaupun sudah merantau menurut Wakil Ketua IKG, M.Solikin bukan tidak lagi Peduli dengan petani yang mayoritas Perantau awalnya dari Petani.

“Kaum millenial hendaknya mulai memikirkan bagaimana mengembangkan potensi dari petani yang dapat di sinergikan dengan Pariwisata dengan adanya Kerjasama dengam HPPMI dan Koperasi IKG diharapkan dapat memberikan nilai Ekonomi di Pertanian Khususnya di Gunungkidul,” ujarnya.

Informasi tentang HPPMI, lanjut Solikin ia dapat dari Media Sosial.

“Saya tertarik karena melihat di tayangan chanel YouTube, HPPMI mengembangkan pertanian dikawasan wisata dan perkotaan. Seperti Megamendung Puncak adalah kawasan wisata dan Cibinong adalah pusat Kota Kabupaten Bogor.” imbuhnya

M. Solikin mengaku lebih penasaran mendengar penjelasan dari Ketua Umum HPPMI, bahwa dalam kegiatan pertanian tersebut mereka tidak memiliki lahan sendiri tetapi memanfaatkan lahan tidur dengan cara menghubungi pemilik lahan agar mau diajak bekerjasama bagi hasil atau sistem sewa lahan.

Selain itu juga pemanfaatan lahan sempit dengan hasil yang menarik, seperti budidaya jamur Merang HPPMI, hanya menggunakan lahan 1.000 meter ditengah kota Cibinong, bisa produktif menghasilkan uang puluhan juta rupiah setiap bulannya.

Yang lebih menarik dikawasan Puncak Bogor, masih kata M. Solikin, HPPMI menawarkan program bertani akhir pekat, Kadin para pemilik modal bisa dateng satu hari dalam sepekan, sambil jalan jalan dan pulang membawa hasil.

“Ini sangat menarik menurut saya, setelah saya Analisa beberapa bulan terakhir, cukup baik hasilnya, hingga saya putuskan untuk kerjasama dengan HPPMI.” Tutupnya.

di tempat yang sama Ketua Umum HPPMI, Aldi Supriadi, mengaku sangat berterima kasih atas kepercayaan pihak koperasi IKG, menurutnya HPPMI punya konsep dan kerja nyata, beberapa lokasi pertanian yg sudah berhasi ini juga akan dikerjasamakan dengan tujuan penambahan modal untuk pengembangan.

“Yang kita kerjasamakan yang sudah kita kelola dan berhasil, ini bertujuan agar investor percaya dan untuk menarik minat masyarakat agar mau bertani, karena tujuan HPPMI salah satunya merubah image petani miskin dan kotor. Kita ingin menjadikan petani yang kaya dan punya pemikiran maju,”. (Na)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here