Bertepatan dengan Hari Perempuan Sedunia, pada tanggal 08 Maret 2020 Bogor Ngariung menggelar acara syukuran milad yang ke-6. Perayaan ulang tahun kali ini lebih spesial karena dihadiri oleh berbagai kalangan, mulai dari komunitas-komunitas yang tergabung dalam Bogor Ngariung, NGO, hingga Wakil Wali Kota Bogor Dedie A Rachim.

Selebrasi ulang tahun ke-6 diselenggarakan di Rekam Nusantara Foundation, Sempur, Bogor Tengah, Jawa Barat. Koordianator Utama Bogor Ngariung Robby Firliandoko membuka Ngariung Milad ke-6 dengan memaparkan latar belakang Bogor Ngariung. “Ide mengumpulkan komunitas pegiat perubahan pada tanggal 8 Maret 2014 lalu adalah karena di Bogor ada banyak komunitas, namun tidak saling mengenal dan jalan sendiri-sendiri. Kemudian saya bersama pendiri lainnya, Kang Ace, Kang Bahri dan Kang Dani memiliki inisiatif untuk mengumpulkan komunitas agar saling kenal dan tercipta Sinergisitas. Alhamdulillah Bogor Ngariung bisa terus ada hingga usia yang ke enam ini,” kata Robby.


Saat ini, Bogor Ngariung telah berhasil menaungi 133 komunitas dari 9 bidang berbeda meliputi Pendidikan, Seni, Literasi, Lingkungan, Sejarah & Budaya, Filantropi, Media Komunikasi, Olahraga, dan Pengembangan Masyarakat.

Lebih lanjut, Robby menambahkan bahwa Bogor Ngariung tidak hanya mengumpulkan komunitas-komunitas untuk diajak berkolaborasi dalam melakukan perubahan. Tetapi juga ingin meningkatkan kapasitas komunitas yang tergabung di dalamnya.

“Buat lingkungan kita semua, buat kota Bogor, kabupaten Bogor. Semoga semangat ini tidak pernah redup. Semoga semangat ini bisa terus menyala dan semoga kita bisa terus melakukan perubahan ini,” harapan dan doa yang diutarakan Robby.

Robby pun menyampaikan bahwa pada tahun ke-6 ini Bogor Ngariung sudah mengantongi akta legalitas, “Alhamdulillah, di tahun ke-6 ini. Ada kado terindah buat Bogor Ngariung. Karena legalitas BN sudah ada dengan nama Yayasan Sinergi Perubahan Nusantara. Yayasan ini bukan hanya untuk Bogor Ngariung, namun juga untuk seluruh Komunitas yang ada di dalamnya,” tambahnya.

“Sekali lagi mohon do’anya. Semoga kita bisa terus bergerak, berkontribusi kalau bukan kita siapa lagi”, diakhir penutupan.
Ngariung pada Milad ke-6 ini juga dimeriahkan dengan pelatihan seru, yakni simulasi Project Management yang di gagas oleh Divisi Comdev untuk diperankan bersama peserta yang hadir dalam acara. Peserta dibagi ke dalam 3 kelompok, dan setiap kelompok ditugaskan untuk membuat suatu projek aksi bersama.

Dalam permainan ini, peserta ditargetkan untuk mendapatkan perizinan tempat dan mendapatkan pemasukan sekiranya 20% dari total anggaran yang didapatkan. Mereka pun harus mulai membuat tema, pembagian tugas setiap komunitas untuk menjalankan aksi tersebut.

Perayaan acara milad Bogor Ngariung yang ke-6 ini juga diwarnai dengan pemotongan tumpeng sebagai wujud rasa syukur yang dilakukan oleh Wakil Wali Kota Bogor Dedie A Rachim bersama seluruh Tim Bogor Ngariung dan Komunitas Bogor.

Dalam sambutannya, Wakil Wali Kota Bogor ini menyampaikan harapannya untuk Bogor Ngariung dan komunitas-komunitas yang hadir. Kang Dedie sangat bahagia dengan kehadiran-kehadiran komunitas-komunitas yang ada di Bogor sebagai representasi perubahan yang bisa dilakukan di Bogor tercinta ini.

“Dengan adanya masyarakat madani modern seperti komunitas-komunitas ini bisa membantu membangun karakter masyarakat, memberi nilai perubahan bagi Bogor,” katanya.

Kang Dedie juga berharap semoga dengan adanya Bogor Ngariung dapat menciptakan dan menghasilkan pemikiran ide-ide yang cemerlang untuk kemajuan Bogor.

“Semoga tetap kompak, kreatif. Semakin bisa memberi kontribusi terbaik. Semoga semua yang hadir diberiakan kesehatan, J-O-D-O-H, dan rezeki yang banyak”, harapnya.

“Sekali lagi saya ucapkan selamat atas ulang tahunnya yang ke-6 untuk Bogor Ngariung”, tambahnya saat prosesi pemotongan tupeng.

Selain ucapan selamat dari Bapak Wakil Wali Kota Bogor, Bogor Ngariung pun mendapatkan doa dan harapan dari perwakilan komunitas-komunitas yang hadir di acara tersebut.

“Untuk Bogor Ngariung selamat ulang tahun. Semoga semakin mengayomi kita semua dan bisa semakin kompak. Dan juga yang disemogakan tercapai,” ucap Denisa perwakilan Komunitas Urban Sakola.

“Saya harap apa yang menjadi ide-ide kita disini bisa terealisasi ke masyarakat. Dan, tentunya sifatnya lebih sering, bukan cuman bikin di awal dan rapat-rapat duduk. Saya harap bisa mewujudkan cita-cita kita disini. Jalan terus dan bermanfaat bagi masyarakat”, kata Idrus dari komunitas Fakta Bahasa.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here