(Sumber: Fimela.com)

BOGORIN.com, – Pasta adalah makanan olahan yang digunakan pada masakan Italia, yang terbuat dari adonan tidak beragi berbahan tepung gandum durum (semolina) yang dicampur dengan air atau telur dan dibentuk menjadi lembaran-lembaran atau bentuk-bentuk yang beragam, kemudian dimasak dengan cara direbus atau dipanggang. Di Indonesia, jenis pasta yang populer adalah spaghetti, makaroni dan lasagna.

Kalau pasta yang ada di Indonesia umumnya dijual dalam keadaan kering. Hal ini yang membuat pecinta pasta dengan mudahnya memasak sendiri di rumah. Namun, memasak pasta sendiri pun tidak semudah itu, lho. Karena ternyata, banyak hal kecil yang sering dilewatkan sehingga menyebabkan kesalahan yang dapat merubah rasa atau tekstur dari pasta itu sendiri.

Nah, apa saja sih? Yuk, disimak kesalahan yang sering dilakukan dalam memasak pasta!

1. Memilih Jenis Pasta yang Salah

Banyak orang yang hanya mengetahui beberapa jenis pasta saja seperti spaghetti, makaroni hingga fettuccine. Namun, di luar sana ada banyak sekali jenis pasta yang bahkan mencapai ratusan lho. Ternyata, pasta punya pasangan bumbu yang berbeda-beda. Jadi, jangan asal memadukan hanya karena ingin mencari keindahan hasilnya saja.

Pelajari dulu masing-masing padanan pasta dan bumbu yang tepat sebelum memasaknya.

2. Tidak Menunggu Air Mendidih

Selain itu, memasak pasta pada air yang tidak mendindih membuat pasta kehilangan tekstur dan menjadi lebih lembek. Jadi, untuk mendapatkan hasil yang maksimal dari rebusan pasta, kamu harus menunggu air benar-benar mendidih sebelum memasukan pasta.

3. Kurangnya Air Saat Merebus Pasta

Kamu harus memperhatikan berapa banyak air yang akan digunakan untuk merebusnya. Jika air yang digunakan tidak banyak, kemungkinan tingkat kematangan pasta tidak merata. Karena pasta membutuhkan air yang banyak pada saat direbus.

4. Tidak Membumbui Air Rebusan dengan Garam

Waktu yang tepat untuk memberikan garam adalah sebelum menaruh pasta ke dalam air yang sudah mulai mendidih. Garam yang diperlukan juga tergantung seleramu atau yang direkomendasikan adalah sebanyak 10 gram dalam setiap 1000 ml air.

5. Membuang Air Rebusan Pasta

Banyak orang yang membuang seluruh air rebusan pasta usai merebusnya. Sebenarnya, jika kamu mau hasil pasta yang lebih creamy, kamu tidak usah membuang semua air rebusan pasta tersebut, karena bisa menambah cita rasanya.

6. Tidak Tahu Tingkat Kematangan Pasta

Pasta memiliki tekstur yang berbeda dengan mie biasa. Setiap orang tentunya memiliki cara masak yang berbeda, termasuk cara memasak pasta. Jika pasta yang kamu gigit tegas tapi tidak renyah, lembut dan kenyal ketika digigit, matikan api lalu tiriskan pasta dalam saringan.

7. Tidak Memasak Pasta dengan Sausnya

Banyak orang yang memasak saus pasta terlebih dahulu dan menyiramkannya ke atas pasta yang matang. Padahal,  pada dasarnya saus pasta bukan untuk disiram, melainkan untuk dimasak dengan pasta yang sudah direbus.

(Dea Rizky Ramadhan)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here