Sumber : kombuchahome

BOGORIN.com, Bogor – Gula adalah pemanis makanan dan minuman yang di sukai banyak orang. Selain gula pasir yang sering digunakan ternyata ada banyak macam gula yang terkenal di luar sana. Dari banyak jenis gula yang ada, ada beberapa gula yang memiliki penampilan serupa atau hampir sama , seperti gula merah, gula aren dan gula batok.

Di lansir dari sayurbox, ini dia perbedaan gula jawa, gula merah dan gula batok :

1. Gula merah
Gula merah terkenal akan bentuknya yang silinder dan berwarna coklat muda. Gula merah terbuat dari nira atau cairan nira yang keluar dari batang pohon palem. Gula ini biasanya digunakan sebagai campuran makanan agar rasanya lebih seimbang. Jenis gula yang satu ini banyak di jual di pasar-pasar tradisional. Gula ini berbentuk silinder dan berukuran sedang. Gula merah biasanya disebut juga sebagai gula jawa. Sebutan gula merah mungkin di pengaruhi karena warnanya yang berwarna cokelat muda agak kemerahan. Sedangkan disebut juga sebagai gula jawa karena memang produsen gula ini sebagian besar ada di pulau jawa. Kandungan gizi gula merah per 100 gram terdiri dari kalsium: 90 mg, zat besi: 4 mg, sisanya karoten, Vitamin A, B12, C, E, float, garam mineral dan protein kasar.

2. Gula aren
Gula aren biasanya berwarna coklat dan memiliki rasa yang paling manis. Gula aren adalah pemanis tradisional yang terbuat dari nira pohon aren. Warnanya cenderung kecokelatan dan mempunyai rasa yang paling manis di bandingkan dengan gula lain yang sejenis. Gula ini juga memiliki aroma yang khas dan cukup kuat. Tektur gula ini tidak terlalu keras dan mudah di hancurkan. Gula aren cocok di jadikan campuran atau saus jajanan tradisional seperti bubur sumsum, kolak, dan lain sebagainya. Gula ini juga sangat cocok di campur dengan santan karena bisa membuat rasanya menjadi gurih dan manis yang khas.

3. Gula batok
Yang terakhir adalah gula batok. Gula batok memiliki tekstur kelas dan berwarna coklat pekat bahkan cenderung hitam. Gula yang satu ini disebut sebagai gula batok karena pada proses pembuatannya di cetak menggunakan batok kelapa. Oleh karena itu, gula ini pun berbentuk setengah lingkaran menyerupai batok kelapa. Gula ini juga terbuat dari nira pohon aren. Gula batok paling pas digunakan sebagai campuran saus atau kuah yang berwarna gelap.

Reporter : Sausan de Ananda

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here