BOGORIN.COM – Kadar gula dalam darah dikendalikan oleh hormon insulin. Penyakit diabetes muncul disebabkan karena kurangnya kadar insulin di dalam tubuh atau resistensi tubuh terhadap insulin. Untuk dapat masuk ke dalam sel, glukosa membutuhkan insulin. Setelah masuk kedalam sel, barulah glukosa dapat di metabolisme. Jika insulin berkurang, maka glukosa yang tinggi kadarnya didalam darah, tidak dapat masuk dalam sel, tidak dapat di metabolisme, sehingga akan tetap tinggi kadarnya dalam darah, dan lama kelamaan akan membuat sel kelaparan, badan lemah dan kurus. Itulah  yang menjadi catatan penting bagi penderita diabetes untuk menjaga asupan makanan terutama tidak berlebihan dalam mengonsumsi makanan yang mengandung gula atau yang manis-manis.

Apa yang menyebabkan kadar insulin dalam tubuh kita rendah atau berkurang? Ada 2 faktor, diantaranya adalah faktor genetik dari orang yang mengidap diabetes, yang menyebabkan tubuh tidak mampu memproduksi hormon insulin dalam jumlah yang cukup, atau bahkan tidak memproduksinya sama sekali dan kerusakan dari sel beta pancreas itu sendiri, seperti infeksi, factor usia dll.

Faktor kedua adalah tubuh tetap memproduksi insulin, hanya saja tidak bekerja dengan baik karena tubuh mengalami resistensi atau kebal terhadap insulin. Misalnya pada orang yang gemuk, akan lebih banyak mengalami kekebalan terhadap insulin.

Menerapkan gaya hidup yang sehat wajib hukumnya untuk menjaga kadar gula darah normal tetap dalam batasan sehat. Kisaran kadar gula normal dalam darah umumnya adalah kurang dari 126 mg/dL saat puasa (sebelum makan) dan kurang dari 140 mg/dL untuk 2 jam setelah makan.

Berikut beberapa gejala diabetes :

1. Sering Merasa Haus

Ini terjadi dikarenakan semakin banyak gula yang ada dalam tubuh, maka ginjal akan secara otomatis berusaha mengeluarkannya. Kadar gula diurin akan meningkat karena ambang batas ginjal dalam proses penyerapan gula kembali (re-absorpsi) terlewati, sehingga gula akan dileuarkan. Semakin banyak kencing, maka tubuh akan semakin kurang cairan dan timbul respon haus, sehingga penderita diabetes mellitus jadi sering merasa haus.

2. Sering Merasa Lapar

Tubuh mengubah makanan yang Anda konsumsi menjadi glukosa yang digunakan sel untuk energi. Tapi, sel-sel tubuh membutuhkan insulin untuk memasukkan glukosa ke dalam sel dan akhirnya di metabolism menjadi energi. Bila tubuh tidak menghasilkan cukup insulin, glukosa tidak bisa masuk ke dalam sel dan tidak dapat diubah oleh sel menjadi energi. Alhasil, Anda mudah merasa lapar sebagai respon tubuh untuk berusaha meningkatkan energy.

3. Gatal-gatal

Pada penderita diabetes, infeksi jamur banyak terjadi. Gejala infeksi jamur adalah gatal – gatal terutama di kemaluan. Selain itu, kulit penderita diabetes lebih cenderung kering dan tidak lembab, sehingga lebih memicu terjadinya gatal – gatal.

4. Kurus & Lemas

Insulin yang terlalu sedikit membuat sel tidak bisa mengambil glukosa untuk dijadikan energi. Akibatnya, tubuh menjadi cepat lemas dan mengalami penurunan berat badan secara tiba-tiba dalam jumlah besar.

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here