Sumber : medialampung

BOGORIN.com, Bogor – Di masa pandemi corona ini membuat kita untuk tidak sering beraktivitas di luar rumah. Bagi ibu rumah tangga agar tidak sering keluar rumah dan untuk memenuhi kebutuhan makanan sehari-hari salah satu caranya hanya dengan menyediakan stok bahan makanan di dalam kulkas. Namun, terkadang bahan makanan yang terlalu lama di simpan di dalam kulkas dapat menyebabkan kebusukan atau hanya dengan jangka waktu 1-2 hari bahan makanan di dalam kulkas sudah membusuk atau layu. Bahkan sayuran yang terlalu lama di dalam kulkas bisa berjamur sehingga kualitasnya berkurang. Kejadian ini sering terjadi bagi para ibu rumah tangga.

Ternyata hal ini di sebabkan karena masih banyak orang yang sering melakukan kesalahan saat menyimpan sayuran dan buah-buahan. Namun jangan panik, lakukan cara ini agar sayuran dan buah-buahan anda tetap awet secara alami.

1. Simpan sayuran di freezer

Tapi jangan langsung membekukan sayuran begitu saja, karena enzim dalam sayuran tetap aktif mematangkan sayuran meski dalam keadaan dingin bahkan beku. Rebus atau rendam sayuran dalam air mendidih—jangan sampai matang, cukup sampai sayuran agak pucat, lalu angkat. Rendam dalam air dingin hingga suhunya netral. Keringkan sayuran dengan sempurna, lalu bekukan.

2. Hindari meletakkan beberapa jenis sayuran dan buah di kulkas

Mentimun, pisang, kentang, tomat, bawang bombai, bawang putih, avokad, dan melon adalah beberapa jenis sayur dan buah yang sebaiknya di simpan di suhu ruangan, bukan di kulkas. Menyimpannya di kulkas justru mempercepat proses pembusukan.

3. Lapisi pisang dengan plastic wrap

Membungkus bagian atas buah pisang dengan plastic wrap atau cling wrap (dengan erat) akan membuat pisang tahan lebih lama 3-5 hari sehingga tak cepat busuk. Satu lagi, jangan taruh pisang berdekatan dengan buah – buahan lain karena gas ethylene yang di hasilkan pisang akan membuat buah lain cepat matang dan membusuk.

4. Bekukan buah yang sudah matang

Ketika buah yang kamu punya sudah terlalu matang tapi belum siap di makan, kamu bisa membekukannya dalam freezer. Untuk buah pir dan apel kamu bisa memotongnya menjadi beberapa irisan dan peraskan lemon agar warnanya tidak berubah. Kemudian letakkan pada wadah tertutup.

5. Masukan sayuran dalam toples

Ternyata sayuran bisa di awetkan dengan cara pengalengan. Anda harus menyiapkan sebuah wadah kedap udara seperti stoples kaca. Hal ini sangat berpengaruh pada kualitas sayuran nantinya karena kedap udara tidak akan menumbuhkan bakteri. Anda bisa memasukkan sayuran ke dalam stoples lalu masukkan ke dalam wadah dengan air mendidih. Stoples yang digunakan harus sudah dalam keadaan steril. Anda bisa memanfaatkan tablet sterilisasi yang biasanya digunakan untuk botol bayi atau bisa juga di masukkan ke dalam oven dengan suhu rendah selama setengah jam atau lebih. Metode pengalengan tekanan ini dapat mengawetkan berbagai jenis makanan dan menjaga kondisi makanan agar memiliki asam pH lebih besar dari 4,6. Kondisi ini akan menghambat pertumbuhan bakteri seperti Clostridium botulinum, yang bisa berkembang sebagai perusak kualitas makanan bahkan menyebabkan keracunan makanan yang ekstrim.

Reporter : Sausan de Ananda

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here