Wellington, Selandia Baru – KBRI Wellington berkolaborasi dengan empat universitas di wilayah Timur Indonesia menyelenggarakan webinar untuk mendiseminasikan informasi mengenai “The 2nd Pacific Exposition” (09/09/2021). Universitas tersebut adalah Universitas Sam Ratulangi, Universitas Nusa Cendana, Universitas Cendrawasih dan Universitas Pattimura.
Dalam sambutannya para Rektor masing-masing universitas secara umum mendukung pelaksanaan kegiatan “the 2nd Pacific Exposition” dan menyampaikan bahwa Indonesia sebagai bagian tidak terpisahkan dari Pasifik. Kawasan Pasifik dipandang sebagai kawasan yang potensial untuk penguatan kerja sama Indonesia dan pentingnya pelibatan sejumlah provinsi terkait di Indonesia yaitu Papua, Papua Barat, Maluku, Maluku Utara, Nusa Tenggara Timur dan Sulawesi Utara.
Masuknya Sulawesi Utara dalam wilayah Pasifik sebagaimana disampaikan oleh Rektor UNSRAT, Ellen Joan Kumaat adalah karena secara geografi, Sulawesi Utara menempati posisi biografis di Pasifik yang cukup signifikan. Sementara itu, menurut Rektor UNDANA, Prof. Ir. Fredrik L. Benu, M.Si., Ph.D budaya lahan kering kepulauan yang merupakan ciri NTT merupakan pintu gerbang selatan Indonesia ke Pasifik.
Prof. Dr. M.J Sapteno., M.Hum, Rektor UNPATTI menegaskan kebanggaan akan posisi strategis Indonesia dan pentingya untuk mempertahankan eksistensi Indonesia di wilayah Pasifik. Pendapat ini didukung oleh Dr. Onesimus Sahuleka, S.H., M.Hum, Pembantu Rektor I UNCEN yang mengatakan bahwa sebagai representasi Indonesia di Kawasan Pasifik UNCEN mempunyai Pusat Kajian Pasifik.
Duta Besar RI, Tantowi Yahya dalam paparannya antara lain menyampaikan bahwa Presiden RI, Joko Widodo dalam arahannya menyampaikan pentingnya presensi Indonesia di kawasan Pasifik. Konektifitas adalah salah satu solusi untuk meningkatkan arus barang dan jasa serta orang antara kawasan Indonesia bagian timur dan negara di Pasifik untuk kepentingan ekonomi termasuk pariwisata dan budaya. Di samping itu, peningkatan people-to-people contact dan kerja sama pendidikan dengan negara di kawasan Pasifik sebagai salah satu sarana mendekatkan Indonesia dengan kawasan Pasifik.
(Sumber: KBRI Wellington)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here