CIBINONG-Bupati Bogor, Ade Yasin menghadiri pelantikan pengurus Badan Kontak Majelis Taklim (BKMT) Kabupaten Bogor periode 2020-2025. Dalam kesempatan tersebut, Ade Yasin mengajak BKMT Kabupaten Bogor mewujudkan Program Pancakarsa, khususnya Karsa Bogor Berkeadaban. Pelantikan pengurus BKMT Kabupaten Bogor dilaksanakan di Auditorium Sekretariat Daerah, Cibinong, Kamis (2/12/2021).

Pelantikan pengurus BKMT Kabupaten Bogor dilakukan oleh Ketua Umum BKMT Pusat, Syifa Fauzia. Pelantikan dihadiri juga oleh Ketua MUI Kabupaten Bogor, KH. Ahmad Mukri Aji, Ketua Gabungan Organisasi Wanita (GOW) Kabupaten Bogor, unsur Forkopimda dan jajaran Pemerintah Kabupaten Bogor.

Bupati Bogor, Ade Yasin mengungkapkan, BKMT Kabupaten Bogor ke depan harus mampu menjadi mitra strategis Pemkab Bogor dalam upaya mewujudkan program Pancakarsa, khususnya Karsa Bogor Berkeadaban, sesuai dengan visi misi kami dan sesuai juga dengan visi misi para ulama. Dengan Karsa Bogor Berkeadaban kita bisa meningkatkan kesalehan sosial di tengah masyarakat khususnya Kabupaten Bogor.

“Kami dan para ulama ingin membentuk masyarakat yang berkualitas, yang menjalankan fungsi amar ma’ruf dan nahi munkar. Manusia yang memiliki keseimbangan antara kehidupan jasmaniah dan rohaniyah agar selaras antara dunia dan akhirat,” ungkap Ade.

Ade menambahkan, selamat dan sukses kepada pengurus daerah BKMT Kabupaten Bogor yang sudah dilantik. Semoga mampu menjalankan amanah dengan sebaik-baiknya. Majelis taklim punya peran strategis sebagai warna pendidikan yang juga harus bisa menanamkan akhlak yang mulia, meningkatkan ketakwaan, pengetahuan dan kecakapan. Mencerdaskan kehidupan bangsa dan kesejahteraan umat, semata-mata demi meraih keridhoan Allah Subhanahu Wa Ta’ala.

“Jadi pengurus BKMT yang pertama adalah harus ikhlas, karena jadi pengurus BKMT itu tidak ada honor, tidak ada gaji, apalagi TPP kayak pegawai negeri. Kita berangkatnya dengan ikhlas, Insyaallah ketika ikhlas menjadi yang utama, tidak ada hambatan ke depannya. Ini kan bukan sekedar hablum minan naas melainkan hablum minallah. Menjadi pengurus majelis taklim itu tidak berharap jabatan dan yang lain-lain,” tutur Ade.

Ade Yasin juga berharap, seluruh anggota BKMT didorong untuk divaksin karena kepentingan ini bukan orang perorang tapi seluruh Kabupaten Bogor dan seluruh Indonesia. Saya akan fasilitasi apabila BKMT mau mengadakan vaksinasi massal khusus untuk anggotanya saja, karena anggota BKMT sudah ribuan di Kabupaten Bogor. Saya juga banyak menghimbau organisasi lain untuk melaksanakan vaksinasi, semua ditanggung pemerintah daerah, jadi tinggal jalan saja.

“Vaksinasi ini disamping aman juga halal, MUI juga mengatakan bahwa vaksin ini halal. Kalau sudah dijamin oleh para ulama ya sudah pasti terjamin halal. Ini adalah bagian dari ikhtiar untuk sehat, Alhamdulillah saat ini MUI sedang gencar melaksanakan vaksinasi massal di setiap kecamatan,” terang Bupati Ade Yasin.

Selanjutnya Ketua MUI Kabupaten Bogor, KH. Ahmad Mukri Aji menjelaskan, esensi dari Pancakarsa itu didiskusikan dengan para ulama, dan saya terlibat di dalamnya. Nama Pancakarsa adalah hasil kolaborasi gagasan dengan para kyai. Kami ikut mengusung Pancakarsa, sehingga BKMT wajib hukumnya ikut mewujudkan Pancakarsa, khususnya Karsa Bogor Berkeadaban.

“Kemudian, BKMT tingkat kabupaten, kecamatan, sampai ke tingkat desa harus bersinergi, sehingga masalah-masalah umat yang krusial segera diselesaikan, jangan ditunda-tunda. Insyaallah jika cepat diselesaikan, kondusivitas umat akan terwujud,” jelas KH. Ahmad Mukri Aji.

Ketua Umum Badan Kontak Majelis Taklim(BKMT) Pusat, Syifa Fauzia menuturkan, di usianya yang ke-41 tahun, BKMT Insyaallah menjadi organisasi yang lebih mantap. Memang 90% umur anggota BKMT di atas 50 tahun, ini sebetulnya bukan menjadi kelemahan, tapi Insyaallah menjadi kekuatan, karena memang BKMT bergerak di akar rumput.

“Insyaallah walaupun umurnya mungkin lebih tua dari teman-teman anggota organisasi lainnya, tapi saya yakin semangatnya masih muda. Semangatnya masih terus membara dan tidak ragu untuk menjalankan program-program kegiatan BKMT dan bersinergi dengan pemerintah daerah,” tandasnya.

Ia menerangkan, kami pengurus pusat BKMT sangat terbuka untuk pengurus BKMT yang ada di Kabupaten Bogor, untuk dapat bersinergi dengan program-program yang kami laksanakan di pusat maupun di seluruh Indonesia. Kabupaten Bogor saya harap bisa menjadi role model dari BKMT yang ada di seluruh Indonesia.

“Dengan keaktifannya, dengan kualitasnya karena pengurus dan anggotanya Insyaallah dapat memberikan peranan yang baik di masyarakat. Tidak hanya di Kabupaten Bogor, namun juga dapat bisa memberikan manfaat kepada seluruh BKMT yang ada di seluruh Indonesia,” ujarnya.

Ketua BKMT Kabupaten Bogor, Ida Farida mengatakan, tidak mudah menjalani sebuah roda organisasi, perlu kita tanamkan bekerja yang dilandasi rasa ikhlas. Saya ucapkan terima kasih sebesar-besarnya atas kepercayaan kepada kami, Insyaallah kami akan melaksanakan amanah dan menjalankannya penuh keikhlasan.

“Pelantikan ini menjadi momentum bagi BKMT Kabupaten Bogor untuk memperbaiki program kerja dan berkontribusi nyata dalam pembangunan melalui program Pancakarsa. Kami berharap semua pihak untuk dapat mendukung semua kegiatan BKMT ke depan,” kata Ida. (Peg)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here